English Version
A blood type (also called a blood group) is a classification of blood based on the presence or absence of inherited antigenic substances on the surface of red blood cells (RBCs). These antigens may be proteins, carbohydrates, glycoproteins, or glycolipids, depending on the blood group system, and some of these antigens are also present on the surface of other types of cells of various tissues. Several of these red blood cell surface antigens that stem from one allele (or very closely linked genes), collectively form a blood group system.
Research conducted by Dr. James D'Adamo and Dr. Peter J. D'Adamo about relation between blood type, eat pattern and human disease. In book "Eat Right for Your Type", they conclude that "If bloods represent the especial source of food dealer at the body, hence there is a big possibility that blood can identify the food difference". Blood types become the key of overall impenetrability system in human body, and also create the antibody to prevent various disease and infection.
The first relation found between blood type and disease is ulcus pepticum (maag), disease causing higher stomach acid than normal. This disease often experienced by those who have blood type O. One who have blood type O will be better if given food that contains high protein, because this food need more acid for better digestion, so that acid contents in the stomach will not be abundant.
Second relation for blood type A is stomach cancer and anemia perniciosa (decreasing of eritrosit amount or haemoglobin rate). Stomach cancer happened because the lack of acid production in stomach, while anemia perniciosa relate to the insuffiency of vitamin B12.
Third relation for blood type B that deal with stress, trouble of impenetrability body system, and red flesh. Stress triggered by special circumstance like magnesium insuffiency at blood type B, so that they very efficient in digesting calcium in body. This circumstance result the imbalance of calcium and magnesium rate in blood. If this problem happened, they will easy attack by virus or the body resilience will weak, worn-out, drawn, depression, and nerve trouble. Consuming red flesh like mutton and hare flesh several times in one week can bring back the body impenetrability.
Fourth relation is the relation of heart sickness and cancer with the blood type AB. The body mechanism people who have blood type AB is antibiotic insuffiency, bounce up irritation, and mucus abundant.
Versi Indonesia
HUBUNGAN ANTARA GOLONGAN DARAH DAN PENYAKIT
Suatu jenis darah (disebut juga golongan darah) adalah suatu penggolongan darah berdasar pada ketidakberadaan atau keberadaan penerimaan unsur antigenic pada sel darah merah (RBCs). Antigen ini berupa protein, karbohidrat, glycoprotein, atau glycolipids, tergantung pada sistem golongan darah, dan sebagian dari antigens ini juga memperlihatkan jaringan sel lainnya. Beberapa permukaan sel darah merah ini berasal dari satu allele (sangat berhubungan dengan gen), yang secara bersama membentuk suatu sistem golongan darah.
Penelitian yang dilakukan oleh Dr. James D’Adamo dan Dr. Peter J. D’Adamo mengenai hubungan antara golongan darah, pola makan dan penyakit manusia. Dalam buku “Eat Right For Your Type”, mereka menyimpulkan bahwa “Jika darah merupakan sumber utama penyalur makanan pada tubuh, maka kemungkinan besar darah juga dapat mengidentifikasikan perbedaan makanan”. Golongan darah menjadi kunci keseluruhan sistem kekebalan tubuh manusia, serta menciptakan antibodi untuk mencegah berbagai penyakit dan infeksi.
Hubungan pertama yang ditemukan antara golongan darah dan penyakit adalah ulcus pepticum (maag), yaitu penyakit yang menyebabkan asam lambung lebih tinggi daripada normal. Penyakit ini sering dialami oleh mereka yang bergolongan darah O. Orang yang bergolongan darah O akan lebih baik keadaannya jika diberi makanan tinggi protein, karena makanan seperti ini memerlukan lebih banyak asam untuk pencernaan yang baik, sehingga kadar asam pada lambungnya tidak akan berlebihan.
Hubungan kedua adalah hubungan golongan darah tipe A dengan penyakit kanker perut dan anemia perniciosa (berkurangnya jumlah eritrosit atau kadar haemoglobin). Kanker perut dikarenakan kurangnya produksi asam di perut, sedangkan anemia perniciosa berhubungan dengan kekurangan vitamin B12.
Hubungan ketiga adalah golongan darah B yang berhubungan dengan stres, gangguan sistem kekebalan tubuh, dan daging merah. Stres dipicu oleh keadaan khusus seperti kekurangan magnesium pada golongan darah B, sehingga mereka sangat efisien dalam mencerna kalsium di dalam tubuh. Keadaan ini mengakibatkan ketidakseimbangan kadar kalsium dan magnesium dalam darah. Jika hal ini terjadi, mereka akan mudah terserang virus atau ketahanan tubuh melemah, letih, lesu, depresi, dan gangguan saraf. Mengonsumsi daging merah seperti daging domba dan daging kelinci beberapa kali seminggu dapat mengembalikan kekebalan tubuh.
Hubungan keempat adalah adanya hubungan penyakit jantung dan kanker dengan golongan darah AB. Mekanisme tubuh orang yang bergolongan darah AB sangat kekurangan antibiotik, iritasi lambung, dan produk lendir yang berlebihan
Saturday, May 24, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment